https://ejournal.iainurulhuda.ac.id/index.php/busyro/issue/feed Al Busyro : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2026-08-12T21:50:12+07:00Ria Safitririasyafitry26@gmail.comOpen Journal Systems Al-Busyro : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakathttps://ejournal.iainurulhuda.ac.id/index.php/busyro/article/view/317OPTIMALISASI PENGGUNAAN P4K SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI PERSALINAN OLEH KADER 2026-06-03T02:01:41+07:00Ria Verti Sandika Arifriaverti@wiraraja.ac.idDian Permatasaridianpfik@wiraraja.ac.idEko MulyadiEko.mulyadi@wiraraja.ac.id<p>The maternal mortality rate in Indonesia remains relatively high. One contributing factor is the low level of knowledge among pregnant women and their families regarding recognizing pregnancy danger signs and preparing for Potential adverse outcomes. The Childbirth Planning and Complication Prevention (P4K) program is a government initiative designed to lower maternal mortality by empowering communities, especially health cadres. This community service initiative seeks to enhance the knowledge and capabilities of integrated health post cadres in implementing P4K through participatory educational approaches. The activity was carried out at the Posyandu within the Jrangoan Community Health Center working area and involved 25 participants. Based on the pre-test and post-test findings, there was an improvement in the cadres' knowledge regarding the importance of educational activities. Before the education, 40% of respondents were in the poor category, while after the education, this figure increased to 20%. There were 28% of respondents before the education, and after the education, this figure increased to 44%. These results demonstrate that educational interventions effectively support the successful implementation of the P4K program at the community level. Continuous active involvement of participants and the provision of adequate resources, especially for cadres, can encourage the creation of a more informative and proactive approach in efforts to improve maternal and child health. Therefore, strengthening the role of cadres is an important factor in preventing childbirth complications.</p>2026-02-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Al Busyro : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://ejournal.iainurulhuda.ac.id/index.php/busyro/article/view/298PEMBERDAYAAN KEWIRAUSAHAAN MASJID: MODEL KEMANDIRIAN EKONOMI DAN KESEJAHTERAAN UMAT2025-12-30T09:25:10+07:00Fathollafathulfiqh@gmail.comBadribadri.rieza21@gmail.comLabibul Wildan`labibulwildan.dnj@gmail.comMuhammad Sulaimanm.sulfad@gmail.comDendi Nur RahmanDenura854@gmail.com<p>Penelitian ini menganalisis model kewirausahaan yang diterapkan oleh Masjid Baiturrahim di Sidodadi, Wongsorejo, Banyuwangi, sebagai pusat kemandirian ekonomi dan kesejahteraan umat. Latar belakang penelitian ini adalah pergeseran fungsi masjid yang sebelumnya hanya sebagai tempat ibadah, menjadi entitas yang lebih relevan dalam mengatasi tantangan ekonomi masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian ini bertujuan menganalisis model bisnis, tingkat kemandirian finansial, dan dampak sosial- ekonomi dari inisiatif masjid.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Baiturrahim telah berhasil mengintegrasikan ibadah dan bisnis melalui unit-unit usaha produktif seperti produksi batako dan pengelolaan kebun pisang. Usaha-usaha ini tidak hanya menghasilkan pendapatan mandiri yang signifikan menyumbang 60-70% dari total kas masjid tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan memberikan gaji layak bagi marbot. Selain itu, keuntungan dari usaha digunakan untuk membiayai program sosial dan pendidikan, seperti Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) gratis dan penyediaan kolam air serbaguna bagi masyarakat.</p> <p>Model ini membuktikan bahwa masjid memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi, memberikan solusi konkret terhadap masalah kesejahteraan masyarakat. Meskipun menghadapi tantangan seperti fluktuasi pasar dan keterbatasan sumber daya manusia, keberhasilan Masjid Baiturrahim terletak pada kepemimpinan yang visioner, transparansi, dan partisipasi aktif umat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model ini sangat efektif dan dapat direplikasi oleh masjid lain dengan adaptasi lokal untuk mencapai kemandirian finansial dan memberikan manfaat multidimensi bagi komunitas.</p>2026-02-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Al Busyro : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://ejournal.iainurulhuda.ac.id/index.php/busyro/article/view/313Strengthening Student Character and Mentality Through the Ramadan Dormitory Program at SMAN 1 Plemahan2026-05-13T04:31:23+07:00Shivy Indahshivyindah@gmail.comEricha Lisa Wibowos1manajemen.cahayasurya@gmail.comChintia Dewi Basukis1manajemen.cahayasurya@gmail.comMukhamad Rinda Rifa’is1manajemen.cahayasurya@gmail.comMuhammad Sulkiflis1manajemen.cahayasurya@gmail.com<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10.0pt; font-family: 'Cambria',serif;">This community service activity aims to strengthen the character and mental resilience of senior high school and vocational students through a guest lecturer program integrated into the Ramadan boarding school (Pondok Ramadhan) activities. The background of this program is based on the increasing need to develop students’ character, discipline, and mental readiness in facing future challenges, which are not yet fully addressed in formal education. This study employs a Participatory Action Research (PAR) approach, consisting of problem identification, planning, implementation, evaluation, and reflection stages. The program was conducted through interactive lectures, group discussions, and reflective sessions incorporating spiritual values relevant to the Ramadan context. The results indicate an improvement in students’ understanding of character values, increased learning motivation, and greater awareness of discipline and responsibility. In addition, students demonstrated high levels of enthusiasm and active participation throughout the program. This activity contributes to the holistic development of students by integrating cognitive, affective, and spiritual dimensions. Therefore, the guest lecturer program within the context of Ramadan activities can serve as an effective and contextual model of community engagement in supporting character development among youth.</span></p>2026-02-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Al Busyro : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://ejournal.iainurulhuda.ac.id/index.php/busyro/article/view/309a Reducing the Impact of Negative Content Through Digital Literacy for Students2026-05-13T04:34:27+07:00fitriyah fitrifitriyahel.maliki15@gmail.comAhmad Ardiansyahahmadardiyansyah703@gmail.comAhmad Musyaffa Al-Baihaqifitriyah93.fitri@gmail.comNazilatil Maghvirohviranazilamaghviroh@gmail.com<p class="isSelectedEnd">Perkembangan internet dan media sosial yang pesat memberikan berbagai manfaat dalam komunikasi dan akses informasi, tetapi juga meningkatkan risiko paparan konten negatif bagi remaja, seperti cyber bullying, pornografi, judi online, serta menurunnya kepekaan sosial. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam pembentukan karakter generasi muda di era digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan literasi digital siswa sebagai upaya meminimalkan dampak negatif penggunaan media sosial. Metode yang digunakan adalah service learning, yaitu pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan pelayanan kepada masyarakat dengan proses refleksi pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan di MTs Ma’arif 14 Sidorejo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, dengan tahapan identifikasi awal, penyampaian materi literasi digital, dan pemberian tips praktis penggunaan media sosial yang bijak dan bertanggung jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sekitar 70% siswa pernah terpapar konten negatif di media sosial. Setelah mengikuti kegiatan, siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai dampak konten negatif, etika bermedia digital, serta pentingnya literasi digital dalam kehidupan sehari-hari. Kesadaran siswa untuk lebih selektif dalam mengakses dan membagikan informasi juga meningkat. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa literasi digital merupakan faktor penting dalam membentuk karakter remaja yang kritis, bijak, dan bertanggung jawab. Untuk keberlanjutan program, kegiatan serupa perlu dikembangkan melalui pendampingan berkelanjutan serta pelibatan guru dan orang tua dalam penguatan literasi digital.</p>2026-02-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Al Busyro : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://ejournal.iainurulhuda.ac.id/index.php/busyro/article/view/303Guidance for HES STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo Students' Academic Writing Through the HESPRESSO Program as an Internal Service Model for the Study Program2026-02-12T14:39:38+07:00Mustaqim Makkimustaqimmakky@gmail.comMuhammad Taufiqmuh.taufiqnh1505@gmail.comAchmad Nuranur.fikr83@gmail.comAinur Rofiqalvarokanahaya99@gmail.comSubairisubairimhi@gmail.com<p>Penguatan kompetensi academic writing mahasiswa merupakan bagian strategis dalam mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pendidikan dan penelitian. Namun, kemampuan mahasiswa dalam menyusun artikel ilmiah sesuai standar jurnal bereputasi masih menghadapi berbagai kendala, terutama pada aspek struktur penulisan, ketepatan sitasi, dan proses publikasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Program HESPRESSO sebagai model pengabdian internal prodi dalam meningkatkan kapasitas penulisan ilmiah mahasiswa. Metode yang digunakan adalah best practice-based community service melalui pendampingan terstruktur, pembagian kelompok, serta monitoring dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan capaian dari 50% menjadi 95%, serta keberhasilan mahasiswa melakukan submit artikel pada jurnal bereputasi SINTA 3, SINTA 4, dan SINTA 6 sebagai luaran nyata dari proses pendampingan academic writing yang dilaksanakan secara sistematis.</p>2026-02-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Al Busyro : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://ejournal.iainurulhuda.ac.id/index.php/busyro/article/view/338ENHANCING THE COMPETENCIES OF THE COMMUNITY-BASED MONITORING GROUP (KMBM) IN CORAL REEF MONITORING AND RESTORATION THROUGH PARTICIPATORY DIVING TRAINING IN PULAU BAPA VILLAGE, MOROWALI REGENCY2026-08-12T21:50:12+07:00Laode Alirman Afualirman_otsudari@uho.ac.idBaru Sadarunbarusadarun@uho.ac.idMuhammad Ramlimramli@uho.ac.idWa Nurgayahwnurgayah@uho.ac.idRahmadanirahmadani@uho.ac.idIraira@uho.ac.idSalwiyah Ssalwiyah@uho.ac.idwarsidah Warsidahwarsidah@fmipa.untan.ac.id<p><em>This community service program aimed to enhance the competencies of the Community-Based Monitoring Group (Kelompok Monitoring Berbasis Masyarakat/KMBM) in diving, coral reef monitoring, and coral reef restoration in Pulau Bapa Village, Morowali Regency. Ten KMBM participants attended the core technical training. Evaluators conducted pre- and post-test assessments covering technical knowledge and diving safety indicators, complemented by observations of practical skills. The training materials included basic SCUBA diving, buoyancy control, the buddy system, underwater communication, coral reef monitoring, documentation, coral transplantation, and maintenance of restoration sites. Recapitalized pre-test and post-test scores showed an average score of 56.1 in the pre-test and 84.6 in the post-test, representing a 50.8% improvement. The program also established a KMBM organizational structure with 10 core members, monitoring activities on artificial reefs, a color-coded monitoring table, and initiatives for marine patrols and environmental education. The results demonstrate improvements in both technical and institutional capacities, although continued mentoring and assistance remain necessary.</em></p>2026-02-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Al Busyro : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat