PEMBERDAYAAN KEWIRAUSAHAAN MASJID: MODEL KEMANDIRIAN EKONOMI DAN KESEJAHTERAAN UMAT

Authors

  • Fatholla IAI Nurul Huda Situbondo
  • Badri IAI Nurul Huda Situbondo
  • Labibul Wildan` STAI Bustanul Ulum Lumajang
  • Muhammad Sulaiman IAI Nahdlatul Ulama Bangil
  • Dendi Nur Rahman IAI Nurul Huda Situbondo

DOI:

https://doi.org/10.52491/busyro.vi.298

Keywords:

Masjid Baiturrohim, Kewirausahaan, Pemberdayaan Masyarakat,

Abstract

Penelitian ini menganalisis model kewirausahaan yang diterapkan oleh Masjid Baiturrahim di Sidodadi, Wongsorejo, Banyuwangi, sebagai pusat kemandirian ekonomi dan kesejahteraan umat. Latar belakang penelitian ini adalah pergeseran fungsi masjid yang sebelumnya hanya sebagai tempat ibadah, menjadi entitas yang lebih relevan dalam mengatasi tantangan ekonomi masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian ini bertujuan menganalisis model bisnis, tingkat kemandirian finansial, dan dampak sosial- ekonomi dari inisiatif masjid.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Baiturrahim telah berhasil mengintegrasikan ibadah dan bisnis melalui unit-unit usaha produktif seperti produksi batako dan pengelolaan kebun pisang. Usaha-usaha ini tidak hanya menghasilkan pendapatan mandiri yang signifikan menyumbang 60-70% dari total kas masjid tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan memberikan gaji layak bagi marbot. Selain itu, keuntungan dari usaha digunakan untuk membiayai program sosial dan pendidikan, seperti Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) gratis dan penyediaan kolam air serbaguna bagi masyarakat.

Model ini membuktikan bahwa masjid memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi, memberikan solusi konkret terhadap masalah kesejahteraan masyarakat. Meskipun menghadapi tantangan seperti fluktuasi pasar dan keterbatasan sumber daya manusia, keberhasilan Masjid Baiturrahim terletak pada kepemimpinan yang visioner, transparansi, dan partisipasi aktif umat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model ini sangat efektif dan dapat direplikasi oleh masjid lain dengan adaptasi lokal untuk mencapai kemandirian finansial dan memberikan manfaat multidimensi bagi komunitas.

References

Aziz, Muhammad Tareh, Laili Mas Ulliyah Hasan, and Riyadi Riyadi, ‘Pengembangan Kurikulum Pembelajaran Bahasa Arab Kontekstual Pada Madrasah Aliyah Raudhatul Muttaqien’, DAARUS TSAQOFAH Jurnal Pendidikan Pascasarjana Universitas Qomaruddin, 1.2 (2024), 138–45

<https://doi.org/10.62740/jppuqg.v1i2.150>

Ilyas, Ilyas, Muh. Rasmi, and Muhammad Rusydi, ‘Improving Modern Pondok Students’ Arabic Language Skills in Indonesia: Language Institutions as Language Improvement Central’, AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 16.2 (2024), 1303–13 <https://doi.org/10.35445/alishlah.v16i2.5095>

Latifah, Umi, Nurul Azizah, and Mamluatun Nikmah, ‘Penerapan Metode Qira’ah Dalam Pembelajaran Bahasa Arab Bagi Siswa MA Walisongo Sukajadi Lampung Tengah’, Al Maghazi : Arabic Language in Higher Education, 1.1 (2023), 9 <https://doi.org/10.51278/al.v1i1.670>

Mamonto, Mohamad Nurkholis, ‘Desain Pengembangan Media Pembelajaran Dengan Articulate Storyline Untuk Pembelajaran Maharah Kalam Dalam Hiwar Kelas 9 MTs’, Al-Mu’Arrib: Journal of Arabic Education, 2.1 (2022), 18–33 <https://doi.org/10.32923/al-muarrib.v2i1.2432>

Maryani, Novy, Isop Syafei, and Abdul Kosim, ‘IMPROVING ARABIC SPEAKING PROFICIENCY (MUHĀDATSAH) USING INTERACTIVE-COMMUNICATIVE INSTRUCTION’, Ta’lim Al-‘Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Dan Kebahasaaraban, 8.1 (2024), 18–33

Millar, Gearoid, Matías Volonterio, Lídia Cabral, Iva Peša, and Melanie Levick- Parkin, ‘Participatory Action Research in Neoliberal Academia: An Uphill Struggle’, Qualitative Research, 2024

<https://doi.org/10.1177/14687941241259979>

Riwanda, Agus, Muhammad Ridha, and M. Irfan Islamy, ‘Empowering Asynchronous Arabic Language Learning Through PDF Hyperlink Media’, International Review of Research in Open and Distributed Learning, 25.1 (2024), 66–88

<https://doi.org/10.19173/irrodl.v25i1.7425>

Abdullah, M. (2023). Peran Masjid sebagai Pusat Ekonomi Umat. Jurnal Ekonomi Syariah, 12(1), 5-20.

Aziz, A., & Karim, N. (2022). Wakaf Produktif dan Dampaknya terhadap Kesejahteraan Masyarakat. Jurnal Studi Islam dan Ekonomi, 8(2), 112- 125.

Hakim, L. (2022). Manajemen Usaha Berbasis Masjid untuk Kesejahteraan Marbot. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 10(3), 150-165.

Hidayat, R. (2021). Pemanfaatan Aset Wakaf Produktif dalam Pengembangan Ekonomi Masjid. Jurnal Ekonomi Syariah, 10(1), 45-60.

Lubis, S. H. (2021). Revitalisasi Peran Masjid dalam Peningkatan Kesejahteraan Sosial dan Ekonomi. Al-Tafkir: Jurnal Kajian Keislaman, 14(1), 1-15.

Mulyadi, A. (2021). Dampak Sosial Pemanfaatan Sumber Daya Air Bersama.

Jurnal Komunitas, 9(2), 88-102.

Nurrohman, H. (2020). Peran Relawan dalam Kegiatan Ekonomi Komunitas Berbasis Keagamaan. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(1), 45- 60.

Pratama, B. (2023). Model Bisnis Sosial Berbasis Keagamaan. Jurnal Kewirausahaan Sosial, 7(2), 88-102.

Rosyadi, A., & Pratiwi, D. (2023). Manajemen Keuangan Masjid Berbasis Kewirausahaan Sosial. Majalah Ekonomi Syariah, 15(3), 88-102

Setiawan, H. (2022). Struktur Organisasi Masjid yang Efektif dan Efisien.

Jurnal Manajemen Organisasi, 9(4), 211-225.

Susanto, D. (2021). Strategi Pemasaran Produk UMKM Berbasis Komunitas.

Jurnal Ilmu Ekonomi, 11(4), 200-215.

Syahputra, B. (2021). Masjid sebagai Pusat Pembelajaran Komunitas: Studi Kasus TPQ. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 10(2), 77-90.

Wahyudi, S. (2023). Inovasi Wakaf Produktif Melalui Pertanian dan Usaha Mikro. Jurnal Wakaf dan Filantropi, 5(1), 33-48.

Downloads

Published

2026-02-15

How to Cite

Fatholla, Badri, Labibul Wildan`, Muhammad Sulaiman, & Dendi Nur Rahman. (2026). PEMBERDAYAAN KEWIRAUSAHAAN MASJID: MODEL KEMANDIRIAN EKONOMI DAN KESEJAHTERAAN UMAT. Al Busyro : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 12–30. https://doi.org/10.52491/busyro.vi.298

Issue

Section

Articles