- Author Guidelines
- Focus and Scope
- Editorial Team
- Reviewers
- Peer Review Process
- Publication Ethics
- Copyright Notice
- Indexing
- Author Fees
- Screening For Plagiarism
- Open Access Statement
Publication Ethics
Etika Publikasi Ilmiah
Pernyataan etika publikasi At-Turost : Journal of Islamic Studies didasarkan pada pedoman integritas penerbitan ilmiah dari Committee on Publication Ethics (COPE). Publikasi yang jujur, objektif, dan transparan merupakan standar integritas bagi semua pihak yang terlibat: **Penulis (Authors)**, **Dewan Redaksi (Editors)**, **Mitra Bestari (Reviewers)**, dan **Penerbit (Publisher)**.
1. Tugas & Tanggung Jawab Penulis
Penulis harus menyajikan karya orisinal, menjauhi segala bentuk plagiarisme atau fabrikasi data, mencantumkan kutipan sumber secara benar, serta tidak mengajukan naskah ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan (redundant publication).
2. Tugas & Tanggung Jawab Editor
Editor bertanggung jawab menentukan penerimaan naskah secara adil berdasarkan kualitas ilmiah tanpa membedakan ras, gender, atau keyakinan. Editor wajib menjaga kerahasiaan naskah dan bebas dari benturan kepentingan (conflict of interest).
3. Tugas & Tanggung Jawab Reviewer
Reviewer bertugas memberikan penilaian objektif, konstruktif, dan tepat waktu. Reviewer harus memperlakukan naskah sebagai dokumen rahasia dan segera menginformasikan jika terjadi keterbatasan keahlian atau benturan kepentingan.
4. Penanganan Plagiarisme
Setiap naskah ditapis menggunakan perangkat lunak anti-plagiarisme (Turnitin). Tingkat kemiripan maksimal yang ditoleransi adalah 20%. Naskah dengan indikasi plagiarisme berat akan ditolak secara langsung.
5. Benturan Kepentingan
Seluruh pihak wajib mengungkapkan potensi konflik kepentingan finansial, personal, maupun kelembagaan yang dapat memengaruhi penilaian objektif terhadap naskah atau proses penelaahan.
6. Koreksi & Pencabutan Naskah
Jika ditemukan kesalahan signifikan atau pelanggaran etika pascapublikasi, Dewan Redaksi berhak menerbitkan ralat (corrigendum/addendum) atau melakukan pencabutan artikel (retraction) secara resmi.