Realitas Pernikahan Dini dalam Perspektif Gender

Authors

  • Fatholla Institut Agama Islam Nurul Huda Situbondo
  • Nurul Nikmah Institut Agama Islam Nurul Huda Situbondo

Keywords:

Early Marriage, Gender Inequality, Patriarchy, Women Empowerment

Abstract

Child marriage remains a prevalent social practice in Indonesia, particularly in areas with low levels of education and economic resources. From a gender perspective, this phenomenon reflects structural inequality that places women in a subordinate position due to the dominance of patriarchal culture. This study employs a qualitative-descriptive method with a normative-juridical and literature study approach to examine early marriage as a manifestation of systemic gender injustice. The findings reveal that sociocultural norms, narrow religious interpretations, and economic pressures are the main drivers of this practice. Its consequences include domestic violence, high divorce rates, reproductive and psychological health issues, and intergenerational poverty. Efforts to address child marriage must be interdisciplinary, involving gender-responsive education, women's economic empowerment, and the active role of civil society organizations. By deconstructing the harmful social constructions and strengthening women's bargaining power, the prevalence of child marriage can be significantly reduced.

References

Aryati, R. A., Mardika, R., & Wahyuningsih, L. A. (2025). Tunduk dalam tradisi: Relasi gender dan patriarki dalam praktik Merariq Kodek di komunitas Sasak. Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi.

Awalluddin, A. N. (2023). Pernikahan dini dalam perspektif sosiologi. HKI: Hukum Keluarga Islam, 1(1), 12–13. https://doi.org/10.55352/hki.v1i1

Dewi, I. Y. M., Wulandari, F., & Rachman, A. R. (2023). Hegemoni budaya patriarki dalam praktik pernikahan dini masyarakat pedesaan (Analisis di Kabupaten Sumenep). Karaton: Jurnal Pembangunan Sumenep, 2(2).

Efendi, D. A. P., & Wahyuningsih, S. (2024). Understanding gender injustice in early marriage: Challenges faced by women. Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies, 10(1), 15–25.

Miswoni, A. (2023). Stereotip kesetaraan gender terhadap budaya pernikahan dini pada masyarakat Madura. Jurnal Pamator.

Mestika Dewi, I. Y., Wulandari, F., & Rachman, A. R. (2023). Hegemoni budaya patriarki dalam praktik pernikahan dini masyarakat pedesaan (Analisis di Kabupaten Sumenep). Karaton: Jurnal Pembangunan Sumenep, 2(2).

Mappiare, A. (1982). Psikologi Remaja. Surabaya: Usaha Nasional.

Munawara, Yuliani, M., & Ramli. (2024). Budaya pernikahan dini terhadap kesetaraan gender masyarakat Madura. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP).

Musãwa. (2022). Pernikahan dini dalam perspektif gender dan hukum Islam. Musãwa: Jurnal Studi Gender dan Islam, 21(1), 41–51. https://ejournal.uin-suka.ac.id/pusat/MUSAWA/article/view/2370

Nisa, I. K.,&Safitri, Y. (2025). Pemberdayaan perempuan dalam pembangunan ekonomi syariah di Desa Kedungdowo, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali. BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 187–198. https://ejournal.imperiuminstitute.org

Plan International. (2025). Early marriage. https://plan-international.org/child-marriage/

Putri, R.,&Muzhaffar, A. (2022). Perempuan dan pernikahan anak dalam perspektif hukum Islam. Musãwa: Jurnal Studi Gender dan Islam, 21(1), 41–51.

Rokhmatulloh, M. R. H., Auliya, A.,&Nasyi’ah, F. N. (2024). Pemberdayaan perempuan melalui edukasi seksual dan ekonomi sirkular di Desa Jukong, Madura. Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(4), 203–211. https://jurnal.kolibi.org

Sabilillah, M. S. F. (2024). Pernikahan dini dan reproduksi budaya patriarki di Solear, Kabupaten Tangerang. SASKARA: Indonesian Journal of Society Studies, 4(1), 95–114.

Umar, N. (1999). Argumen kesetaraan gender perspektif Al-Qur’an. Jakarta: Paramadina.

UNICEF Indonesia. (2020). Child marriage in Indonesia: Progress on pause. Jakarta: UNICEF Indonesia. https://www.unicef.org/indonesia/reports/child-marriage-indonesia

Wulansari, I., Nurlaeli, I., & Andi, S. (2024). Pencegahan pernikahan dini melalui pemberdayaan Karang Taruna berbasis media sosial. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(10). https://jurnal.unismuhpalu.ac.id

Zikri, A., Rahmat, R., & Ningsih, S. (2024). Pemberdayaan masyarakat melalui edukasi dampak pernikahan dini terhadap kesejahteraan anak di Kabupaten Kampar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 8(2). https://jurnal.univrab.ac.id

Aminarsih, R., & Pribadi, F. (2024). Peranan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Madiun dalam menekan angka pernikahan dini. SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(3), 278–286. https://journal.literasisains.id

Downloads

Published

2026-07-25

How to Cite

Fatholla, & Nurul Nikmah. (2026). Realitas Pernikahan Dini dalam Perspektif Gender. Al-Qawaid : Journal of Islamic Family Law, 1–12. Retrieved from https://ejournal.iainurulhuda.ac.id/index.php/qowaid/article/view/247

Issue

Section

Articles